Meskipun terlihat seperti fase opsional, mengabaikan rutinitas pemanasan sebelum terjun ke kolam membawa risiko serius bagi perenang, baik amatir maupun profesional. Bahaya Abaikan Pemanasan tidak hanya meningkatkan kemungkinan cedera akut pada sendi dan otot, tetapi juga secara signifikan menurunkan efisiensi stroke (tarikan) renang, sehingga mengorbankan performa. Pemanasan adalah proses biologis yang penting, berfungsi mempersiapkan sistem kardiovaskular, meningkatkan suhu otot inti, dan mengaktifkan jalur neuromuskular yang spesifik untuk gerakan renang. Mengabaikannya berarti memaksa tubuh beraktivitas dari kondisi istirahat nol. Sebuah laporan oleh Sports Injury Prevention Center pada tahun 2024 menunjukkan bahwa $70\%$ cedera overuse pada bahu perenang terjadi karena kurangnya pemanasan yang memadai atau teknik yang buruk saat otot masih dingin.
Salah satu Bahaya Abaikan Pemanasan yang paling umum adalah peningkatan risiko cedera bahu. Renang sangat bergantung pada sendi bahu yang memiliki rentang gerak (ROM) yang sangat luas. Tanpa peningkatan suhu dan pelumasan sendi yang memadai yang disediakan oleh pemanasan, tendon dan ligamen menjadi kurang elastis dan lebih rentan terhadap regangan atau robekan. Misalnya, memaksa stroke penuh tanpa pemanasan memadai dapat memicu inflamasi pada tendon rotator cuff atau menyebabkan shoulder impingement. Pelatih renang profesional selalu menekankan pentingnya setidaknya 15 menit pemanasan kering dinamis dengan resistance band ringan sebelum sesi latihan air yang dijadwalkan pada hari Selasa sore.
Selain cedera, Bahaya Abaikan Pemanasan juga langsung terasa pada efisiensi stroke. Ketika otot dingin, kecepatan kontraksi otot melambat dan koordinasi antara sistem saraf dan otot menurun. Hal ini mengakibatkan apa yang sering disebut sebagai stroke kaku. Tarikan air menjadi pendek, tidak efisien, dan membutuhkan lebih banyak energi untuk jarak yang sama, yang pada akhirnya mempercepat kelelahan. Tanpa pemanasan yang mencakup drill spesifik (seperti 4 x 50 meter sculling untuk mengaktifkan rasa air), perenang tidak dapat mencapai catch (pegangan) air yang optimal, mengurangi daya dorong.
Untuk menghindari risiko ini, Pemanasan total sebaiknya mencakup jarak $800$ hingga $1.200$ meter di air, diikuti dengan break-out drill berintensitas tinggi, yang harus diselesaikan maksimal 15 menit sebelum dimulainya sesi latihan utama atau balapan, menjamin tubuh siap tempur.